BESOK, NASIB ANAS URBANINGRUM DITENTUKAN DI CIKEAS

BOGOR --  Ketua Dewan Pembina dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kamis (7/2), memanggil empat orang menteri kabinet yang berasal dari Partai Demokrat ke kediaman SBY di Cikeas, Bogor. Mereka adalah Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan, Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, dan Menteri ESDM Jero Wacik.                                                

Menurut salah seorang menteri, Syarif Hasan, SBY meminta laporan dari para pembantunya di kabinet itu terkait dengan situasi partai selama SBY melakukan tugas negara selama satu pekan di luar negeri. Setelah mendengarkan laporan, SBY menyampaikan opsi-opsi terkait pembenahan partai yang ia peroleh setelah shalat subuh di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi.

"Ada tiga opsi yang ia temukan dan disampaikan kepada kami," kata Syarif usai bertemu dengan SBY. 

Ketiga opsi tersebut adalah, SBY menginstruksikan kepada kader partai untuk melakukan penataan kembali Partai Demokrat, melakukan pembenahan manajemen organisasi partai, dan konsolidasi kader-kader partai. "Tiga opsi ini yang disampaikan oleh beliau kepada kami," kata Syarif. 

Secara khusus, Syarif menjelaskan soal maksud penataan partai. Yaitu, menata kembali integritas kader, bagaimana agar etika politik demokrat dijalankan secara konsisten, santun, dan cerdas. "Pokoknya kader yang bersih," katanya. 

Saat ditanya apakah maksudnya pencopotan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum partai, Syarif tidak menjawab dengan tegas. Ia hanya mengatakan bahwa semua persoalan akan diputuskan pada rapat majelis tinggi partai yang akan dilakukan pada Jumat (8/2) . "Tunggu aja ya besok," kata Syarif.

Seperti diketahui, sejumlah menteri kabinet yang berasal dari Partai Demokrat seperti Jero Wacik dan Syarif Hasan meminta SBY sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat untuk turun tangan membenahi masalah internal partai. Ditengarai, permintaan tersebut untuk meminta SBY mencopot Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.
Anas disebut-sebut sebagai sosok yang membuat citra partai terus merosot karena diduga terlibat dalam kasus korupsi Hambalang

http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/13/02/07/mhuy9x-besok-nasib-anas-urbaningrum-ditentukan-di-cikeas